Gambar 1. Sepeda motor Matik
Secara umum cara merawat sepeda motor matik sama dengan merawat motor lainnya. Hanya saja terdapat beberapa penambahan pada item V Belt-nya saja yang menjadi ciri khas dari motor matik ini. Lakukan cara merawatnya dengan benar agar kondisi motor matik Anda tetap prima dan terhindar dari kerusakan yang serius. Karena jika terjadi kerusakan yang serius maka akan memakan biaya yang tidak sedikit. Jadi rawatlah motor Anda sesuai prosedur yang benar.
Gambar 2. Mesin matik
Cara Mekanisme mesin matic memang kompak. Itu karena mesin matic didukung dengan CVT yang terdiri dari puli primer dan sekunder dengan kopling sentrifugal (otomatis). Suara mesin dan putarannya terbilang sangat halus mulai dari rpm bawah sampai atas.
Tapi, sehalus-halusnya CVT, kalau salah satu komponen bermasalah repot juga. Selain timbul suara berisik, tunggangan seperti tersendat mulai mesin dihidupkan hingga grip gas dibuka untuk jalankan motor matik.“hal ini terjadi bila belt di puli mulai kotor, roller aus, lubang alur di mangkuk puli skunder skunder agak terkikis atau mangkuk kampas kopling sentrifugal tidak rata lagi. Makanya timbul suara aneh dan jalan sepeda motor matik tidak normal.
Gambar 3. Pemeriksaan V-Belt
Namun sumber semua masalah selain cara pakai yang kasar, juga tergantung dari cara pemilik merawat mesin. Apalagi komponen di CVT rawan debu, oli dan air. Ketika sudah tidak peduli lagi, komponen gampang rusak hingga timbul berisik atau jalan tersendat.
Berikut cara merawat motor matik yang perlu anda ketahui :
- Lakukan servis umum rutin 2 bulan sekali, cek karburator, cek busi, buka filter udara dan cek rantai.
- Perhatikan V Belt (letaknya disamping roda) diganti tiap 25.000 km dan diservis tiap 10.000 km.
- Oli mesin sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin. Ganti oli tiap 2.000 km, jangan menanti minyak pelumas berwarna kehitam-hitaman karena mempengaruhi kelenturan daya tarik mesin.
- Servis karburator tiap 3 bulan sekali.
- Tiap 15.000 km klep wajib dibersihkan agar mesin dalam kondisi bagus dan motor tidak ngadat atau mogok, biasanya kotoran sering mengganjal di klep.
- Sebaiknya servis motor di bengkel resmi, jika ada kerusakan lebih mudah ditangani.
- Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, hidupkan mesin dengan menarik cuk dan gunakan starter kaki. Biarkan mesin hidup sekitar 5 menit supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Kemudian kembalikan letak cuk dan motor siap digunakan.
- Periksa tekanan angin ban, jangan terlalu keras dan juga jangan kurang angin.
- Gunakan selalu spare part asli. Lebih baik mahal sedikit tetapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli meski murah tetapi tidak tahan lama.
Mudah bukan, apabila kita mentaati tips diatas, maka kendaraan kita akan selalu dalam kondisi prima dan memiliki harga jual yang selalu tinggi.
Untuk lebih detailnya, silakan melihat pada video dibawah ini:
Semoga Bermanfaat.


